Anfield Memang Angker untuk City dan Guardiola

Manchester City tumbang dalam lawatannya ke markas Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris. Hasil itu memperpanjang catatan kurang sip City di Anfield.

City tandang ke Anfield di pekan ke-12 Liga Inggris, Minggu (10/11/2019) dini hari WIB. The Citizens harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-3 di laga itu.

Akibat kekalahan itu, City belum bisa memutus laju buruknya kala tandang ke Anfield. Mereka tidak pernah menang dalam 17 lawatan terakhir ke Anfield di Premier League. Rinciannya, City kalah 12 kali dan imbang lima kali setelah menang 2-1 pada Mei 2003. Jika ditarik ke belakang, City cuma menang satu kali dalam 29 kunjungan terakhir ke kandang Liverpool.

Rinciannya, City kalah 12 kali dan imbang lima kali setelah menang 2-1 pada Mei 2003. Jika ditarik ke belakang, City cuma menang satu kali dalam 29 kunjungan terakhir ke kandang Liverpool.

Anfield tidak cuma berat untuk City. Pep Guardiola juga masih kesulitan menaklukkan Anfield. Manajer asal Spanyol itu sudah empat kali kalah di Anfield, paling banyak daripada stadion lawan lainnya.

“Kami memulai dengan sangat baik, kami menunjukkan keberanian luar biasa, mereka juara Eropa dan ini adalah stadion paling sulit di dunia. Mereka punya dua tembakan dan jadi dua gol,” ujar Guardiola kepada BBC Sport.

“Tidak mudah untuk bereaksi seperti yang kami lakukan setelah ketinggalan dua gol. Itu adalah salah satu penampilan terbaik yang pernah saya lihat dari tim saya.”

“Itulah yang kami butuhkan dan semoga kami bisa jalan terus untuk melangkah sepert yang kami perlukan,” katanya.

Kalah dari Liverpool, City melorot ke peringkat keempat klasemen Liga Inggris dengan 25 poin dari 12 pertandingan. Mereka tertinggal sembilan angka dari Liverpool yang semakin nyaman di puncak klasemen.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*