Everton Berperan Gagalkan Liverpool Juara Liga Inggris

Liverpool harus memendam hasratnya untuk menjuarai Premier League musim ini. Ada peran Everton di balik kegagalan The Reds bertakhta musim ini.

Bersaing dengan Manchester City hingga pekan terakhir, Liverpool harus puas cuma jadi runner-up. Menjamu Wolverhampton di Anfield, Minggu (12/5/2019) malam WIB, Liverpool memang memenuhi tugasnya untuk menang.

Mereka mengalahkan Wolves dengan skor 2-0 lewat sepasang gol Sadio Mane. Tapi hasil itu tidak cukup karena City di saat bersamaan menang 4-1 atas Brighton & Holve Albion. City menuntaskan musim dengan 98 poin, unggul satu poin dari Liverpool di urutan kedua.

Pekan terakhir seperti jadi penutup persaingan sengit Liverpool dan City sepanjang musim ini. Keduanya bahkan kerap bertukar posisi di puncak klasemen selama lebih dari 30 kali yang merupakan rekor baru di Premier League.

Tapi, pada akhirnya konsistensi City-lah yang jadi kunci keberhasilan mempertahankan gelar juara mereka. Selepas pergantian tahun, City menang 18 kali dari 19 pertandingan. Satu-satunya kegagalan mereka adalah saat dikalahkan Newcastle United 29 januari lalu dengan skor 1-2.

Liverpool sebenarnya sedikit menurun selepas memuncaki klasemen pada Boxing Day. Pada tahun 2019, mereka dikalahkan City dan tiga kali imbang menghadapi Leicester City, West Ham United, dan Everton. Hasil imbang 0-0 di kandang Everton pada pekan ke-29 3 Maret lalu bisa dibilang jadi kunci perburuan gelar juara musim ini. Sebab di saat itulah City menggeser Liverpool setelah 12 pekan memburu rivalnya itu. Sejak pekan ke-30, Liverpool dan City sama-sama meraih sembilan kemenangan beruntun.

Memang Liverpool sempat bergantian memuncaki klasemen tapi itu karena City punya satu laga simpanan tersisa saat mereka tampil di final Piala Liga Inggris.

“Saya tahu orang-orang pasti akan selalu mencari alasan untuk ini, tapi saya rasa kami sudah tampil semaksimal mungkin,. Saya tahu orang-orang bakal bilang City dinaungi keberuntungan dengan gol-gol menghadapi Arsenal dan Burnley, tapi kami juga mencetak gol telat menghadapi Spurs serta Newcastle,” ujar manajer Liverpool, Juergen Klopp, seperti dikutip situs resmi Premier League.

“Ini bukan soal Anda bisa mengungguli lawan, ini soal tetap bertahan dalam perburuan gelar juara. Kami melakukan itu tapi sulit jika lawannya adalah City,” sambungnya.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*